#02 Pembatas Spiritual & Transisi

Aling-aling

Dinding penyekat penepis energi negatif dan menjaga privasi.

Orientasi & Letak

Tepat di Belakang Angkul-angkul

Fungsi Utama

Menjaga privasi aktivitas keluarga di dalam natah agar tidak langsung terlihat dari jalan umum.

Material & Karakter

Bata merah ekspos dengan ornamen ukiran bebadungan khas Bali tengah.

#02 • Aling-aling Dokumentasi arsitektur Aling-aling di Omah Belumbungan

Dokumentasi fisik Aling-aling di kawasan cagar budaya Omah Belumbungan, Sibang Kaja.

NILAI SPIRITUAL & KOSMOLOGI

Makna Filosofis

Dinding penyekat yang berdiri tepat di balik angkul-angkul. Mengajarkan bahwa energi negatif yang bergerak lurus akan terbentur dan berbalik arah, sementara manusia masuk dengan berbelok penuh kesopanan.

TATA UKUR & PROPORSI RAGA

Hubungan dengan Asta Kosala Kosali

Diletakkan tepat berhadapan dengan angkul-angkul pada jarak sekitar 1,5 hingga 2 meter (dua langkah kaki normal). Sesuai kaidah asta kosala kosali, susunan ini menciptakan alur gerak berbelok (nyiku) ke arah kanan (pradaksina) sebelum mencapai natah.

KESEIMBANGAN RELASIONAL

Hubungan dengan Tri Hita Karana

Pawongan & Parahyangan: Menjaga etika dan privasi ruang hidup keluarga di natah agar tidak langsung tersorot dari jalan umum, sekaligus secara spiritual menepis pengaruh energi lurus (sarpa lumaku) yang dipercaya berpotensi mengganggu ketenteraman hunian.

CATATAN KONSERVASI & UNDAGI

Konteks Arsitektural di Omah Belumbungan

Aling-aling Omah Belumbungan menggunakan pasangan bata merah ekspos dengan ornamen bebadungan yang elegan. Di depan atau sampingnya sering dihiasi patung penjaga (dwarapala) dan pot bunga kamboja yang menambah keasrian prosesi penyambutan.

Tanya via WhatsApp